Revitalisasi Semangat 'Gotong Royong' di Tengah Arus Individualisme Perkotaan
Admin Sukajadi
Selasa, 24 Februari 2026 - 11:10 WIB

Kehidupan modern di kota-kota besar sering kali diidentikkan dengan gaya hidup individualis. Tingginya mobilitas dan tekanan pekerjaan membuat banyak orang jarang berinteraksi dengan tetangga di lingkungan tempat tinggalnya. Namun, di balik dinding-dinding apartemen dan perumahan yang tinggi, kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial tetap tidak berubah.
Belakangan ini, kita melihat kebangkitan kembali inisiatif-inisiatif berbasis komunitas. Mulai dari program urban farming (pertanian perkotaan) di lahan kosong warga, bank sampah mandiri, hingga dapur umum saat terjadi krisis. Ini adalah bentuk modern dari semangat "gotong royong" yang menjadi akar budaya masyarakat kita.
Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat memiliki peran penting untuk menyediakan ruang-ruang interaksi ini. Ketika masyarakat merasa saling terhubung, lingkungan tidak hanya menjadi lebih aman, tetapi juga lebih tangguh dalam menghadapi berbagai masalah sosial ekonomi.